Semakin Dekatkah Hari Kiamat?

Apakah kiamat sudah dekat? Demikianlah orang-orang membicarakan hal itu terlebih bila mengingat banyak bencana alam seperti gempa bumi, tsunami atau gunung berapi meletus.

Sebenarnya apakah tanda-tanda akan terjadinya kiamat? Berikut adalah beberapa hadits dari sekian banyak hadits-hadits yang mengkhabarkan kepada umat Islam tentang tanda-tanda jaman yang mendahului datangnya hari kiamat.


عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا خَطَبَ احْمَرَّتْ عَيْنَاهُ وَعَلَا صَوْتُهُ وَاشْتَدَّ غَضَبُهُ حَتَّى كَأَنَّهُ مُنْذِرُ جَيْشٍ يَقُولُ صَبَّحَكُمْ وَمَسَّاكُمْ وَيَقُولُ بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةُ كَهَاتَيْنِ وَيَقْرُنُ بَيْنَ إِصْبَعَيْهِ السَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى

(Hadits Riwayat Muslim)

Artinya: Dari Jabir bin Abdullah ia berkata, bahwasanya; Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyampaikan khutbah, maka kedua matanya memerah, suaranya lantang, dan semangatnya berkobar-kobar bagaikan panglima perang yang sedang memberikan komando kepada bala tentaranya. Beliau bersabda: “Hendaklah kalian selalu waspada di waktu pagi dan petang. Aku diutus, sementara antara aku dan hari kiamat adalah seperti dua jari ini (yakni jari telunjuk dan jari tengah).”

حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ حَدَّثَنَا أَبُو التَّيَّاحِ حَدَّثَنِى أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يُرْفَعَ الْعِلْمُ وَيَثْبُتَ الْجَهْلُ وَيُشْرَبَ الْخَمْرُ وَيَظْهَرَ الزِّنَا

(Hadits Riwayat Muslim)

Artinya: Telah menceritakan kepada kami Syaiban bin Farrukh telah menceritakan kepada kami ‘Abdul Warits telah menceritakan kepada kami Abu At Tayyah telah menceritakan kepadaku Anas bin Malik dia berkata; Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda: Di antara tanda-tanda hari kiamat ialah diangkatnya ilmu, munculnya kebodohan, banyak yang meminum khamer, dan timbulnya perzinaan yang dilakukan secara terang-terangan.

حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ حَدَّثَنَا أَبُو الزِّنَادِ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَقْتَتِلَ فِئَتَانِ عَظِيمَتَانِ يَكُونُ بَيْنَهُمَا مَقْتَلَةٌ عَظِيمَةٌ دَعْوَتُهُمَا وَاحِدَةٌ وَحَتَّى يُبْعَثَ دَجَّالُونَ كَذَّابُونَ قَرِيبٌ مِنْ ثَلَاثِينَ كُلُّهُمْ يَزْعُمُ أَنَّهُ رَسُولُ اللَّهِ وَحَتَّى يُقْبَضَ الْعِلْمُ وَتَكْثُرَ الزَّلَازِلُ وَيَتَقَارَبَ الزَّمَانُ وَتَظْهَرَ الْفِتَنُ وَيَكْثُرَ الْهَرْجُ وَهُوَ الْقَتْلُ وَحَتَّى يَكْثُرَ فِيكُمْ الْمَالُ فَيَفِيضَ حَتَّى يُهِمَّ رَبَّ الْمَالِ مَنْ يَقْبَلُ صَدَقَتَهُ وَحَتَّى يَعْرِضَهُ عَلَيْهِ فَيَقُولَ الَّذِي يَعْرِضُهُ عَلَيْهِ لَا أَرَبَ لِي بِهِ وَحَتَّى يَتَطَاوَلَ النَّاسُ فِي الْبُنْيَانِ وَحَتَّى يَمُرَّ الرَّجُلُ بِقَبْرِ الرَّجُلِ فَيَقُولُ يَا لَيْتَنِي مَكَانَهُ وَحَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا فَإِذَا طَلَعَتْ وَرَآهَا النَّاسُ يَعْنِي آمَنُوا أَجْمَعُونَ فَذَلِكَ حِينَ

{ لَا يَنْفَعُ نَفْسًا إِيمَانُهَا لَمْ تَكُنْ آمَنَتْ مِنْ قَبْلُ أَوْ كَسَبَتْ فِي إِيمَانِهَا خَيْرًا }

وَلَتَقُومَنَّ السَّاعَةُ وَقَدْ نَشَرَ الرَّجُلَانِ ثَوْبَهُمَا بَيْنَهُمَا فَلَا يَتَبَايَعَانِهِ وَلَا يَطْوِيَانِهِ وَلَتَقُومَنَّ السَّاعَةُ وَقَدْ انْصَرَفَ الرَّجُلُ بِلَبَنِ لِقْحَتِهِ فَلَا يَطْعَمُهُ وَلَتَقُومَنَّ السَّاعَةُ وَهُوَ يُلِيطُ حَوْضَهُ فَلَا يَسْقِي فِيهِ وَلَتَقُومَنَّ السَّاعَةُ وَقَدْ رَفَعَ أُكْلَتَهُ إِلَى فِيهِ فَلَا يَطْعَمُهَا

(Hadits Riwayat Bukhari)

Artinya: Telah menceritakan kepada kami Abul Yaman, telah mengabarkan kepada kami Syu’aib, telah menceritakan kepada kami Abu Az Zanad dari ‘Abdurrahman dari Abu Hurairah dia berkata, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda: “Tidak akan tegak hari kiamat:

(1) Sampai berperang dua golongan yang besar yang menimbulkan kematian yang begitu banyak, sedangkan da’wah keduanya adalah satu (sama), (2) Dan sampai muncul para dajjal yaitu para pendusta sebanyak tiga puluh orang yang semuanya mengaku Rasul Allah. (3) Dan sampai diangkatnya ilmu. (4) Banyak sekali Gempa Bumi. (5) Dan waktu berjalan demikian cepatnya. (6) Dan tersebarnya berbagai macam fitnah. (7) Dan banyak sekali al-harju (yaitu pembunuhan) (8) Dan sampai banyak sekali harta di antara kamu. (9) Maka harta itu melimpah ruah, sehingga pemilik harta sangat ingin kalau ada orang yang menerima shodaqohnya. (10) Sampai orang yang memiliki harta itu memberikan hartanya, lalu orang yang diberikan harta itu berkata kepada yang memberikannya: “aku tidak membutuhkan harta ini.” (11) Dan sampai manusia berlomba-lomba meninggikan bangunan. (12) Dan sampai seorang melewati kubur orang lain lalu dia berkata: “Wahai, alangkah baiknya kalau sekiranya aku saja yang berada di tempatnya.” (13) Dan sampai matahari terbit dari tempat terbenamnya. Maka apabila matahari telah terbit dari tempat terbenamnya dan manusia melihatnya mereka pun beriman semuanya. Maka yang demikian itu terjadi ketika: (kemudian beliau membacakan firman Allah di dalam surat Al An’aam ayat 158) “Tidaklah bermanfa’at lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu atau dia belum mengusahakan kebaikan dalam masa imannya.”

Sebagian tanda-tanda akan terjadinya hari kiamat telah terjadi

Betapa kita melihat bahwa tanda-tanda akhir jaman yang disebutkan oleh Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah terjadi sebagiannya dan bahkan berulang terjadi dan sebagiannya lagi belum terjadi. Berikut adalah pembahasannya.

A. Tanda akan datangnya hari kiamat yang tanda itu telah terjadi:

  • Aku diutus, sementara antara aku dan hari kiamat adalah seperti dua jari ini (yakni jari telunjuk dan jari tengah)

    Catatan: Diutusnya Rasulullah adalah telah terjadi dan tidak akan diutus lagi nabi baru.

  • Sampai berperang dua golongan yang besar yang menimbulkan kematian yang begitu banyak, sedangkan da’wah keduanya adalah satu (sama).

    Catatan: Peperangan ini telah terjadi yaitu peperangan antara Sahabat Ali dan Sahabat Mu’awiyah.

  • Dan sampai banyak sekali harta di antara kamu.

    Catatan: Telah terjadi pada zaman shahabat Radhiyallaahu ‘anhum.

  • Maka harta itu melimpah ruah, sehingga pemilik harta sangat ingin kalau ada orang yang menerima shodaqohnya.

    Catatan: Telah terjadi pada zaman khalifah yang mulia Umar ibn Abdul Aziz dan masih terus terjadi hingga saat ini di tempat-tempat tertentu.

B. Yang telah terjadi kemudian terjadi lagi hingga saat ini:

  • Banyak yang meminum khamer, dan timbulnya perzinaan yang dilakukan secara terang-terangan.

    Catatan: Banyaknya orang yang meminum khamer (sesuatu yang dapat memabukkan) dan dijual di toko-toko dan warung-warung hingga ke desa-desa, dan juga orang-orang yang berzina tidak dipermasalahkan lagi bahkan disediakan tempat secara khusus untuk melakukannya. Termasuk pula terbukanya pintu menuju perzinahan karena para orangtua tidak lagi peduli anak-anak gadis mereka bermaksiat, berpacaran dan dibawa oleh laki-laki yang bukan suaminya.

  • Dan sampai muncul para dajjal yaitu para pendusta sebanyak tiga puluh orang yang semuanya mengaku Nabi / Rasul Allah.

    Catatan: Para dajjal kecil yaitu nabi palsu telah muncul sejak jaman Nabi Shollallaahu ‘alayhi wa sallam dan masih saja kita temukan hingga saat ini orang-orang yang coba-coba menyatakan dirinya sebagai nabi.

  • Dan sampai diangkatnya ilmu.

    Catatan: Betapa sangat sedikitnya ulama di jaman ini adalah menunjukkan telah terjadinya ilmu diangkat dari manusia sehingga banyak orang yang tak mengetahui ilmu agama pun disebut sebagai da’i atau bahkan dianggap sebagai ulama dan didengar fatwanya yang tanpa ilmu.

  • Banyak sekali Gempa Bumi.

    Catatan: Telah sering gempa bumi terjadi termasuk di negeri kita sebagai ujian, peringatan dan adzab namun banyak umat manusia tidak pernah menyadari bahwa kematian dapat datang sewaktu-waktu tetapi ia masih saja berani bermaksiat.

  • Dan sampai manusia berlomba-lomba meninggikan bangunan.

    Catatan: Kita melihat saat ini bangsa yang dulunya penggembala ternak seperti yang ada di daerah Arab dan lainnya telah membangun gedung-gedung tinggi yang tingginya mengalahkan gedung-gedung yang dibangun oleh bangsa Eropa dan Amerika, ini dapat kita lihat seperti di Dubai dan lain-lain.

  • Dan waktu berjalan demikian cepatnya.

    Catatan: Telah terjadi kita rasakan waktu berlalu sedemikian cepatnya sehingga rasanya baru saja anak-anak kita dilahirkan dan tanpa disadari kini telah menjadi dewasa.

  • Dan banyak sekali al-harju (yaitu pembunuhan)

    Catatan: Bukankah kita telah mendengar berita saat ini betapa telah banyak terjadi orangtua membunuh anaknya dan anak membunuh orangtuanya? Apalah lagi di antara orang lain maka hal kecil pun dapat menjadi sebab terjadinya saling bunuh membunuh.

  • Dan tersebarnya berbagai macam fitnah.

    Catatan: Betapa banyaknya orang-orang di jaman ini begitu mudahnya memfitnah dan berdusta bahkan atas kaum muslimin sendiri yang disebarkan melalui buku-buku atau situs internet. Kemudian dibaca oleh orang-orang yang tidak mempunyai pengetahuan tentangnya dan kemudian ia turut menyebarkan fitnah dimana-mana bahkan hingga ke masjid-masjid dengan tanpa takut ancaman lumpur neraka seperti yang Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah peringatkan.

  • Dan sampai seorang melewati kubur orang lain lalu dia berkata: “Wahai, alangkah baiknya kalau sekiranya aku saja yang berada di tempatnya.”

    Catatan: Sudah banyak kita mendengar berita orang membunuh dirinya bahkan hingga anak yang masih kecil pun telah melakukannya karena tidak sanggup menerima cobaan hidup.

C. Yang akan terjadi (belum terjadi):

  • Sampai orang yang memiliki harta itu memberikan hartanya, lalu orang yang diberikan harta itu berkata kepada yang memberikannya: “aku tidak membutuhkan harta ini.”

    Catatan: Belum terjadi namun akan terjadi kelak pada zaman turunnya Nabi Isa ibn Maryam ‘alayhis salaam.

  • Dan sampai matahari terbit dari tempat terbenamnya. Maka apabila matahari telah terbit dari tempat terbenamnya dan manusia melihatnya mereka pun beriman semuanya. Maka yang demikian itu terjadi ketika: (kemudian beliau membacakan firman Allah di dalam surat Al An’aam ayat 158) “Tidaklah bermanfa’at lagi iman seseorang bagi dirinya sendiri yang belum beriman sebelum itu atau dia belum mengusahakan kebaikan dalam masa imannya.”

    Catatan: Hal ini belum terjadi namun pasti akan terjadi yang menandakan kiamat telah berada di depan mata.

Masih banyak lagi hadits-hadits yang shahih datang dari Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam tentang tanda-tanda kiamat, namun dengan apa yang tercantum di atas kiranya telah mencukupkan diri kita untuk mengetahui bahwa kiamat memang telah dekat dan bahkan ada yang lebih dekat lagi. Apakah itu? Yaitu pemutus kenikmatan dunia (kematian) yang tidak akan pernah kita ketahui kapan datangnya, apakah hari ini ? Atau kah besok?

Wallahu ‘alam dan kami mohon ampun dan berlindung kepada-Nya.

(Diambil sebagiannya dari kitab “Telah Datang Zamannya” yang ditulis oleh Ust. Abdul Hakim bin Amir Abdat, dan lain-lain.)

%d bloggers like this: