Engkau Bersama Orang Yang Engkau Cintai

“Anta ma’a man ahbabta!”  (Engkau bersama orang yang engkau cintai)

Demikian Nabi Muhammad Shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dalam shahihnya, serta dalam lafaz lain oleh  at Tirmidzi yg dishahihkan oleh Al Albani, dari sahabat Anas Radhiyallahu ‘anhu.

Sabda ini diucapkan beliau ketika datang seseorang kepada beliau menanyakan tentang kapan hari kiamat. Nabi pun balik bertanya, “Apa yg kau persiapkan untuknya?” Rupanya orang tersebut tidak mempunyai ibadah andalan apapun selain sholat, zakat, puasa wajib yang standar bagi seorang muslim. Tetapi ia memiliki sebuah kecintaan yang sangat kepada Allah azza wa jalla dan kepada Nabi-Nya. Dan Nabi pun bersabda, “Engkau bersama orang engkau cintai.” Oleh karenanya ia  bergembira karena ia mencintai Nabi yg berarti akan bersama Nabi di akhirat kelak (di dlm surga).

Cinta kepada Allah dan Nabi bukan sekedar ucapan pengakuan tetapi berupa kecintaan yang membuahkan ketaatan yang ikhlas karena Allah, menjauhi larangan-Nya dan meneladani Nabi sbg utusanNya serta mendengar dan mentaatinya.

Seseorang yang cinta terhadap orang lain maka ia akan berusaha mengikuti apa yang disukai orang itu, makanan, cara senyum hingga pandangan hidupnya. Tidak heran ketika ada orang yang menyukai penyanyi Rock, maka ia akan hafalkan lagunya, meniru pakaiannya, mengikuti cara berjalannya, belajar bahasanya, memakai aksesoris yang dipakai sang penyanyi walau itu berbentuk salib atau bintang david. Ia tak peduli dikemanakan imannya apalagi nyanyian  yg diibaratkan ‘seruling setan’.

Maka, pilihlah orang-orang yang kita dan keluarga akan cintai, Nabikah, para sahabat beliaukah ataukah si penyanyi itu?

Anta ma’a man ahbabta!

%d bloggers like this: