Dalil Sutroh (pembatas sholat)

Rasulullah shollallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

“Idzaa shollaa ahadukum falyusholli ilaa sutroh, walyadnu minha walaa yada’ ahadan yamurru baynahu wa baynaha.”

Artinya: “Apabila seseorang di antara kalian melaksanakan sholat, maka sholatlah dengan menggunakan pembatas, dan hendaklah dia mendekati pembatas tersebut, janganlah ia membiarkan seorang pun lewat di antara dirinya dan pembatas tersebut.” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah).
Continue reading

Advertisements

Do’a Makan

a. Doa ketika akan makan:
بِسْمِ اللَّهِ
Bismillah.

Artinya: “Dengan nama Allah.”

b. Doa bila lupa membaca doa. makan:
بِسْمِ اللَّهِ فِيْ أَوَّلِهِ وَ اخِرِهِ

Bismillahi fiy awwalihi wa aakhirihi.

Artinya: “Dengan nama Allah di awalnya dan di akhirnya.”

c. Doa selesai makan:

اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِ أَطْعَمَنِيْ هَذَا وَرَزَقَنِيْهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّيْ وَلَا قُوَّةٍ

Alhamdulillaahil-ladziy ath’amaniy  haadzaa wa rozaqoniihi min ghoyri hawlin minniy wa laa quwwatin.

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi makanan ini kepadaku dan yang telah memberi rizki kepadaku tanpa daya dan kekuatan dariku.”

a & b. HR. Abu Dawud no.3767, at Tirmidzi no.1858 lihat Shahih at-Tirmidzi II/167

c. HR. Abu Dawud no.4023, at Tirmidzi no.3458, Ibnu Majah no. 3285, Ibnus Sunni no. 467, Ahmad III/439 dan Al Hakim I/507, IV/192.  Shahih at Tirmidzi III/159 no.2751 dan Irwaa-ul Gholiil no. 1989

Penampakan Orang Mati?

 

Innaa Lillaahi wa innaa ilaihi roji’uun. Begitu banyak ucapan tersebut terdengar ketika seseorang mendengar berita wafatnya UJE (Ustadz Jeffri) yang sering ceramah di televisi.  Tidak lupa bertebaran ucapan tersebut di BlackBerry Messanger (BBM).

Dalam 24 jam itu pula sejak hari Jum’at 26 April 2013 lalu masuk BBM yang berkisah ttg pemakaman UJE (Allahu yarham), penampakannya, wasiatnya dsb.  BBM itu begitu cepat menyebar, sebagian org menyebarkan untuk seru seruan, sebagian lagi mengharap datangnya keajaiban dan manfaat dari mengirim BBM itu, dan mungkin berjuta alasan lain.

Dengan masih banyaknya beredar BBM itu maka hal itu cukup untuk menunjukkan betapa masyarakat kita belum memperoleh pengetahuan yang cukup tentang perkara-perkara penting di dalam Islam seperti masalah aqidah, ibadah dan sebagainya.

Setidaknya ada 2 hal bermasalah dalam BBM itu  yaitu:

1) Masih adanya keyakinan bahwa orang mati dapat datang kembali ke alam dunia. Ini jelas menyalahi syariat.  Padahal Allah Sub-hanahu wa ta’ala berfirman dalam surah Al Mu’minun ayat 100:

“Dan dihadapan mereka (orang mati) ada barzakh hingga hari mereka dibangkitkan (yaitu hari kiamat).”

Barzakh = dinding pembatas alam dunia dan kubur.

Bila memang bisa, maka Rasulullah Shollallaahu ‘alayhi wa sallam tentu telah datang menemui istri beliau ummunaa ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha serta menantu beliau Shohabah Ali ibn Abi Tholib Radhiyallahu ‘anhu dalam rangka mendamaikan keduanya ketika terjadi perang jamal sebelum akhirnya banyak sahabat terbunuh seperti diantaranya Tholhah dan Zubair Radhiyallahu ‘anhuma. Atau Nabi mementingkan diri untuk datang mendamaikan Ali dan Muawiyyah Radhiyallaahu ‘anhuma dalam perang Shiffin. Namun, ternyata tidak satu atsar pun yg menceritakan bahwa Nabi setelah wafatnya bisa datang menemui keluarga dan sahabat. Bila Nabi saja tidak bisa maka  bagaimana mungkin UJE dan 7 kyai (??) bisa menampakkan diri setelah Allah mewafatkannya?

Jadi BBM yang mengisahkan penampakan UJE atau lainnya sangat menyesatkan dan menggiring umat Islam kepada kemusyrikan. Jika memang ada penampakan itu maka yakinilah itu adalah permainan jin dalam rangka menyesatkan kaum muslimin.

2) Keyakinan akan datangnya kebaikan bila kita menyebarkan BBM yang menyelisihi syariat tsb.

Di dalam BBM itu adapula anjuran membaca beberapa ayat di surat Yaasiin yang mana akan datang sesuatu kebaikan  dalam 2 jam.

Padahal Allah berfirman di dalam Al-Qur’an surah Al A’rof 118:

“Katakanlah (wahai Muhammad):  ‘aku tidak kuasa menarik manfaat bagiku dan tidak pula menolak mudhorot kecuali atas kehendak Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang ghaib tentulah aku membuat kebaikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemudhorotan..’

Jadi siapakah yang berani mendahului Allah dengan  menetapkan bahwa mengirim BBM tersebut akan datang kebaikan 1 atau 2 jam lagi? Bahkan Rasulullah pun tidak bisa?

Dalam perkara ibadah, kita mengetahui adanya Kaidah fiqh yg mengatakan: al-ashlu fil ‘ibaadati al-hazhru, illaa maa warada ‘anisy syaari’i tasyrii’uhu

“Hukum asal suatu ibadah adalah terlarang, sampai ada dalil yang
menunjukkan bahwa ibadah tersebut disyari’atkan”

Rasulullah Shollallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

“…berhati-hatilah kalian dengan perkara yang muhdatsat (perkara yang
di ada-adakan), karena setiap bid’ah adalah kesesatan.” (HR. Abu Dawud
dan At-Tirmidzi, At-Tirmidzi berkata, “Hadist Hasan Shahih.”)

“Barangsiapa yang membuat perkara baru  dalam urusan (agama) kami ini yang bukan dari ajarannya, maka perkara tersebut tertolak.”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

“Tidak tersisa sedikit pun apa apa yang mendekatkan kalian ke surga dan tidak tersisa sedikitpun apa apa yang menjauhkan kalian dari neraka kecuali telah djelaskan kepada kalian.” (Hadits shahih riwayat Thobroni)

Jadi membaca Al Qur’an dengan tujuan dan tatacara yang tidak disyariatkan adalah suatu perkara yg dibuat buat yg berarti tidak diterima amal tsb.

Wallahu a’lam.

*cuplikan BBM yg tersebar:

Langit mendung disaat UJE dibawa kemakan ribuan ummat allah mengantar nya kemakaman air mata
Tak dapat tertahan
Disaat UJE diantar ke tempat peristirahatanya,
Sahabat (UJE) habib mahdi melihat ada sesuatu aneh.
Dia melihat Uje dan 7 kiyai tersenyum disaat jenasah di di bacakn do’a
Uje terlihat senyum melihat sahabatnya.
7 kiyai,pun ikut membaca do’a.
Bukan hanya habib mahdy yg melihat tpi anak UJE pun melihat ayahnya(UJE)
Dtang bersama 7 kiyai,
Yg tersenyum,
Satu pesan UJE kepada AnaK dan Sahabatnya sadarkanlah orangk” didunia ini
Sesungguhnya kiamat tdk lama lgi
Sebar kan ini kesemua kontak mu
Jika kmu islam
KHUsus orang islam
Dan marilahkitaBeneran terjadi,sekitar 1 jam lalu aku BC barusan aku dapat kabar baik Subhanallah Maha Besar Allah O:)   (silahkan coba):
Kita buktikan bener apa gak…
Bismillahi Rohmani Rohim
1. Yaasin
Dst……..

TABLIGH AKBAR SYAIKH ABDURRAZZAQ TAHUN 2013

TABLIGHAKBAR21APR13

Jangan jadikan kaidah dakwah kalian: sedikit-sedikit boikot!

dari https://www.facebook.com/notes/jafar-salih/jangan-jadikan-kaidah-dakwah-kalian-sedikit-sedikit-boikot/10151314771710889

JANGAN JADIKAN KAIDAH DAKWAH KALIAN BOIKOT SAJA!

Asy-Syaikh Rabi’ Al Madkhali Hafidzahullah

Tanya: Pengikut ahlulbid’ah apakah mereka diperlakukan sama seperti ahlulbid’ah dihajr (boikot)?

Jawab: Orang yang tertipu dari mereka diberitahu ya ikhwah, jangan tergesa-gesa. Ajari mereka dan jelaskan kepada mereka. Karena banyak dari mereka menginginkan kebaikan. Sampai kaum sufi sekalipun. Demi Allah andaikan disana ada geliat (dakwah) salafiyah, kalian akan lihat mereka masuk ke dalam salafiyah berbondong-bondong dan sendiri-sendiri.

Continue reading

Mencabut Akar Terorisme

Wawancara khusus DR. Muhammad Arifin bin Badri dengan Majalah Tapal Batas Edisi 16/2012  bulan Desember 2012.

Berbagai kasus terorisme yang terjadi di Indonesia lebih dari satu dasawarsa ini selalu dikaitkan dengan individu atau pun kelompok umat Islam. Walaupun tidak melulu umat Islam yang dikaitkan dengan terorisme namun beberapa tahun belakangan pelaku yang paling dominan dan terungkap selama ini adalah terorisme yang dilakukan oleh kelompok-kelompok Islam.

Berbagai kajian, seminar maupun penelitian telah dilakukan oleh berbagai pihak baik pemerintah maupun lembaga-lembaga studi yang ada di Indonesia untuk mencoba menghadang perkembangan faham ekstrim yang telah merugikan negara, bangsa dan warganegara Indonesia tanpa terkecuali umat Islam sendiri. Namun lebih dari satu dasawarsa itu pula sejak terjadinya bom Bali I tahun 2002 hingga saat ini masalah terorisme masih saja belum terselesaikan dengan tuntas dan selalu saja ada ‘wajah-wajah baru’ yang melakukan bom bunuh diri atas nama jihad dan berbagai alasan lainnya yang terkadang tidak ada relevansi sama sekali terjadi di Indonesia seperti misalnya alasan pembalasan atas pembantaian umat Islam di Palestina oleh negara Israel, invasi Ameriika Serikat di Irak maupun penindasan-penindasan umat Islam di negara-negara lainnya. Continue reading

Engkau Bersama Orang Yang Engkau Cintai

“Anta ma’a man ahbabta!”  (Engkau bersama orang yang engkau cintai)

Demikian Nabi Muhammad Shollallahu ‘alayhi wa sallam bersabda, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dalam shahihnya, serta dalam lafaz lain oleh  at Tirmidzi yg dishahihkan oleh Al Albani, dari sahabat Anas Radhiyallahu ‘anhu.

Sabda ini diucapkan beliau ketika datang seseorang kepada beliau menanyakan tentang kapan hari kiamat. Nabi pun balik bertanya, “Apa yg kau persiapkan untuknya?” Rupanya orang tersebut tidak mempunyai ibadah andalan apapun selain sholat, zakat, puasa wajib yang standar bagi seorang muslim. Tetapi ia memiliki sebuah kecintaan yang sangat kepada Allah azza wa jalla dan kepada Nabi-Nya. Dan Nabi pun bersabda, “Engkau bersama orang engkau cintai.” Oleh karenanya ia  bergembira karena ia mencintai Nabi yg berarti akan bersama Nabi di akhirat kelak (di dlm surga).
Continue reading